GlennStewart.net – Memilih bahan bakar atau BBM yang sesuai serta relate dengan sepeda motor tentu menjadi salah satu faktor terpenting. Penggunaan bahan bakar yang tepat bahkan merupakan bagian dari cara merawat motor yang pastinya akan membuat mesin kendaraan roda dua jadi lebih maksimal sekaligus menjaga performa yang optimal setiap kali dikendarai.
Sebagian besar orang tentu sudah paham bahwa jenis-jenis bahan bakar sangatlah bervariasi. Pun demikian halnya jenis motor yang sekarang ini yang sudah semakin banyak variannya sehingga kebutuhan akan bahan bakar pun lebih variatif. Namun begitu, tentu tidak semua jenis motor cocok menggunakan jenis BBM atau bahan bakar yang sama.
Di sisi lain, alasan penting memilih jenis bahan bakar untuk motor lantaran bisa menjaga kualitas mesin hingga dapat bekerja dengan baik seperti mana mestinya. Terlebih, bahan bakar sendiri punya peranan penting sebagai sumber energi untuk membuat mesin sepeda motor dapat bekerja. Ketika memilih jenis bahan bakar, ada tentunya sejumlah hal yang mesti diketahui.
Jangan cuma karena salah memilih jenis BBM membuat sepeda motor anda kurang maksimal pada performa atau mesinnya. Ada sejumlah hal penting yang biasanya perlu anda pertimbangkan sewaktu memilih bahan bakar misalnya nilai oktan (RON) BBM, rasio kompresi, serta kandungan jenis bahan bakar tertentu.
Apabila menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan resmi, nantinya tentu akan membuat sepeda motor dapat menjaga dengan baik keawetan komponen pada kendaraan anda. Karena biasanya, setiap jenis-jenis motor konvensional ataupun keluaran terbaru punya kebutuhan jenis bahan bakar berbeda sehingga penting bagi kita untuk memahaminya sebelum menggunakannya.
Ini Beberapa Tips Penting Cara Memilih Bahan Bakar Paling Sesuai untuk Kebutuhan Motor
Menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai dengan jenis motor anda dan rasio kompresinya tentu membuat mesin bisa lebih awet. Prima, tahan lama, dan memiliki kinerja maksimal. Di lain sisi, jenis BBM yang relate dengan rasio kompresi juga bakal menjamin performa mesin motor jadi lebih optimal sewaktu dikendarai.
Apalagi, proses pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar tentu akan berlangsung secara sempurna. Sehingga dengan otomatis timbunan kerak pada ruang bakar juga dapat diminimalisir dengan sangat baik. Untuk itu, simak berikut ini sejumlah tips tepat memilih bahan bakar yang paling sesuai dengan kebutuhan sepeda motor diantaranya:
Perhatikan rasio kompresi
Setiap jenis sepeda motor tentu punya rasio kompresi berbeda-beda sehingga pastinya juga berbeda jenis bahan bakar yang dibutuhkan. Makanya itu, hal pertama paling penting buat anda pertimbangkan sebelum benar-benar menggunakan bensin atau BBM untuk motor anda yakni dengan terlebih dulu mengetahui rasio kompresinya. Terlebih lagi, beberapa jenis motor keluaran terbaru umumnya sudah mempunyai rasio kompresi yang tinggi.
Misal, apabila motor anda punya tingkat rasio kompresi 9:1 atau 10:1. Ada baiknya untuk menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan atau ron 90. Kemudian, untuk kendaraan roda dua dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1, biasanya sangat dianjurkan untuk menggunakan bensin beroktan 92-95. Lalu, jika sepeda motor anda punya rasio kompresi 11:1 ke atas biasanya perlu menggunakan bahan bakar yang nilai oktannya lebih dari 95 hingga 98.
Pentingnya memilih menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai rasio kompresi lantaran dapat membuat pembakaran lebih sempurna. Contohnya, ketika anda menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi sedangkan kendaraan anda rasio kompresinya rendah. Bensin akan jadi terbuang percuma dan tak akan terbakar secara sempurna. Di sisi lain, jika menggunakan BBM dengan oktan yang lebih rendah pada motor namun rasio kompresinya tinggi justru membuat mesin tak mampu bekerja dengan maksimal serta bakal menimbulkan kerak.
Cek nilai oktan / RON
Research Octane Number (RON) juga sangat penting anda perhatikan ketika anda hendak mengisi BBM sepeda motor anda. Nilai oktan mengindikasikan berapa besar tekanan yang mampu diberikan sebelum bahan bakar benar-benar terbakar secara spontan. Apabila makin tinggi RON atau nilai oktan pada bahan bakar jenis tertentu. Tentu akan makin besar juga tenaga yang dihasilkan sepeda motor anda.
Akan tetapi, perlu digaris bawahi pula kalau tidak semua jenis motor cocok dengan BBM beroktan tinggi. Motor yang kurang cocok menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan tinggi yakni motor yang berkompresi rendah atau di bawah 10:1.
Perhatikan sistem pendingin pada kendaraan
Tips berikutnya dalam memilih bahan bakar yang juga penting dan sesuai untuk sepeda motor. Yakni memperhatikan sistem pendingin pada motor anda. Tentu saja, anda wajib mengetahui apakah motor anda sudah support untuk menggunakan bensin dengan oktan tinggi atau sebaliknya.
Sepeda motor dengan sistem pendinginan radiator tentu tak perlu khawatir dengan panas ataupun overheat bila menggunakan bensin yang beroktan tinggi. Namun, apabila sepeda motor yang sistem pendinginan mesinnya masih mengandalkan air cooled atau kipas. Ada baiknya bagi anda menggunakan bensin dengan oktan rendah lantaran jika dipaksakan menggunakan bahan bakar oktan tinggi bakal membuat mesin akan cepat panas. Terlebih lagi, sistem pendinginan air cooled biasanya kurang maksimal dalam mendinginkan mesin lebih cepat.
Formula bahan bakar
Tak hanya RON atau nilai oktan, anda yang hendak menggunakan jenis bahan bakar tertentu untuk kendaraan motor anda juga harus memperhatikan pula formula bahan bakarnya. Baiknya, tentukan jenis bahan bakar yang mempunyai formula yang mampu memproteksi mesin motor dari penumpukan kotoran serta kerak supaya mesin optimal.
Jangan sering mencampur jenis BBM yang berbeda
Inilah salah satu cara terpenting dalam memilih bahan bakar sesuai dan paling penting buat sepeda motor anda. Yakni jangan sering mencampur jenis bahan bakar berbeda. Anda harus selalu konsisten dalam menggunakan bahan bakar tertentu sehingga mesin sanggup bekerja dengan baik, awet, maksimal, dan tahan lama.
Jika sering mencampur jenis bahan bakar yang berbeda untuk sepeda motor. Biasanya perlu berhati-hati lantaran kebiasaan buruk itu justru malah membuat mesin motor cepat rusak dalam beberapa waktu ke depan. Di sisi lain, penggunaan BBM yang berbeda atau sering dicampur bisa membuat mesin motor bekerja ekstra lantaran akan selalu melakukan penyesuaian untuk membuat pembakaran lebih sempurna.
Mengikuti aturan pabrik
Jika seandainya anda tak ingin repot menentukan jenis bahan bakar. Anda tentu hanya perlu mengikuti aturanatau anjuran dari pabrikan yang sudah dibuat untuk jenis-jenis kendaraannya. Aturan itu tentu sudah bisa menjamin keamanan sepeda motor.
Biasanya, aturan mengenai penggunaan jenis bahan bakar ada di manual book kendaraan. Di samping itu, informasi mengenai setiap aturan pengisian jenis bahan bakar juga terdapat di tutup tangki yang bakal membuat pemilik kendaraan mudah dalam menentukan jenis bahan bakar yang relate atau sesuai.
Baca Juga : Sederet Kelebihan Menggunakan SUV untuk Mobilitas Sehari-hari